
Senja mengajarkanku bahwa keindahan tidak akan bisa dinikmati selamanya
Senja, ketika proses mulai menjadi angka
Dan senja pergi meninggalkan mentari
Kepergianmu meninggalkan keheningan
Namun senja tak pernah mengingkari
kesepakatan pergi dan selalu kembali esok hari
Tak pernah lari
Selalu tiba sempurna waktu
Menunggu mentari dan pergi bersamanya
Tak kau sadari betapa indah hari itu
Betapa indah ombak berderu
Menyerbu bibir pantai
Seakan membawa rindu yang hanyut bersamamu
Kau tahu,
Senja itu seperti kamu
Tak pernah bisa kugapai dengan jemariku
Tak bisa teraih oleh jutaan rindu
Terkadang aku ingin menjadi sejuta cahaya
Yang bisa membiaskan keindahanmu
Yang menjingga di langit sore
Yang bersinar layaknya senja
Andai kau dapat ku simpan untuk waktu yang lebih lama
Akan ku buatkan untuk mu tempat terindah di ruangku
Agar tak terasa beban yang ku pangku
Agak tak terasa resah yang menggebu
Senja, kembalilah aku akan menunggumu kembali ditempat yang sama seperti saat pertama kali aku melihatmu
Kutunggu kau kembali senjaku, senja yang selalu ku nanti