
Pada pagi hari, Allena berangkat menuju sekolah. Setibanya di sekolah, Allena disapa dan bersalaman dengan guru-guru. Kemudian ia berjalan menuju kelasnya dan langsung duduk di bangkunya. Tak lama kemudian, bel masuk berbunyi, “Kriiiiiiinggggg!” Seorang guru masuk ke dalam kelas, suasana yang awalnya berisik pun langsung menjadi sunyi. Jam pelajaran pun berlangsung.
Selang satu jam pelajaran, bel istirahat berbunyi, “Teeeeeeettt!” Suasana sekolah langsung ramai. Ada yang berlarian dan ada yang tertawa terbahak-bahak, “Hahaha!”
Saat Allena berjalan menuju kantin, ia menoleh ke belakang dan tatapannya tertuju pada lapangan belakang. Karena penasaran, ia pun berjalan ke arah lapangan belakang. Di sana, ia melihat sebuah portal. Dengan rasa penasaran, Allena mendekati dan terseret memasuki portal tersebut. Saat sudah berada di dalamnya, ia merasa kebingungan.
Ternyata, ia telah sampai di sebuah tempat yang sangat indah. Ia berjalan menyusuri tempat itu dan melihat buah-buahan yang terlihat sangat segar. Karena merasa lapar, ia pun tertarik untuk mengambilnya. Namun, saat ia sedang memakannya, ternyata buah-buahan itu adalah milik seekor beruang. Allena pun dikejar-kejar oleh beruang tersebut dan akhirnya bersembunyi di dalam sebuah rumah yang terlihat sangat tua.
Pemilik rumah itu pun keluar untuk memeriksa keributan. Alangkah terkejutnya ia melihat Allena. Kemudian, Allena disuruh masuk ke dalam rumah. Pemilik rumah bertanya kepadanya, “Kamu kenapa terlihat tergesa-gesa?” Allena pun menceritakan semua kejadian yang dialaminya.
Setelah itu, Allena bertanya kepada pemilik rumah, “Bagaimana cara saya kembali ke tempat asal saya?” Pemilik rumah menjawab, “Kamu harus mencarikan saya buah-buahan yang segar.” Mendengar itu, Allena segera bergegas keluar rumah untuk mencari buah-buahan.
Setelah berhasil mendapatkan buah-buahan, Allena segera kembali ke rumah tersebut. Sesampainya di sana, ia diantarkan menuju ke suatu tempat. Di tempat itu, ia disuruh untuk bertapa. Saat ia bertapa dan memejamkan mata, ia melihat sebuah portal. Tiba-tiba ia terseret masuk ke dalam portal itu dan akhirnya kembali ke lapangan belakang sekolahnya.
Saat ia sampai di lapangan belakang, ternyata hari sudah sore. Ia pun segera berlari pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, ia memanggil ibunya. Ibunya sangat terkejut karena Allena telah dikabarkan menghilang. Allena kemudian menceritakan semua pengalamannya kepada ibunya. Ibunya pun menangis terharu karena ternyata Allena masih hidup dengan selamat.
Selesai.