Kokurikuler Berwawasan Lingkungan: Outing Class Kelas 8 SMPN 1 Purwosari ke TPA Banjarsari DLH Bojonegoro

Kegiatan Outing Class bertema “Waste Sustainability Hero” SMPN 1 Purwosari dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 17, 18, dan 19 November 2025 di DLH Kabupaten Bojonegoro, TPA Banjarsari. Program ini merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler kelas 8 yang bertujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan. Pada tanggal 17 November, kegiatan diikuti oleh kelas 8A, 8B, dan 8C dengan penuh antusiasme. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung proses pengelolaan sampah yang dilakukan oleh petugas DLH. Mereka diperkenalkan pada sistem pemilahan sampah organik dan anorganik serta alur penanganannya di TPA Banjarsari. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan bermakna bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan hari pertama ini, siswa belajar menjadi pahlawan kecil yang mampu menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang berkelanjutan.

Pada tanggal 18 November, kegiatan Outing Class berlanjut dengan peserta dari kelas 8D, 8E, dan 8F yang tak kalah bersemangat dalam mengikuti rangkaian pembelajaran di lapangan. Pada sesi ini, siswa belajar secara langsung mengenai proses pembuatan kompos dari sampah organik. Mereka mempraktikkan cara mencampur sampah organik, mengatur kelembaban, dan memahami proses pembusukan alami yang menghasilkan kompos berkualitas. Selain itu, siswa dikenalkan pada proses pengolahan sampah plastik agar dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali. Kegiatan tersebut membantu siswa memahami bahwa sampah plastik tidak harus berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan. Petugas DLH juga memberikan penjelasan tentang cara menimbang sampah untuk mengetahui volume harian yang masuk ke TPA. Melalui pengalaman ini, siswa semakin sadar bahwa pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Kegiatan hari ketiga yang dilaksanakan pada 19 November diikuti oleh kelas 8G, 8H, dan 8I dengan fokus utama pada pembelajaran tentang pemanfaatan gas metan dari sampah. Para siswa diajak melihat bagaimana gas metan dapat diolah menjadi energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka juga mengamati proses penyimpanan dan pengelolaan gas metan agar tetap aman digunakan. Selain itu, siswa kembali mempelajari proses penimbangan sampah untuk mengetahui peningkatan dan penurunan volume limbah setiap harinya. Kegiatan ini menekankan pentingnya inovasi dalam menangani sampah sebagai bagian dari konsep keberlanjutan lingkungan. Melalui pembelajaran langsung di lapangan, siswa semakin memahami bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Outing Class ini berhasil menumbuhkan kesadaran bahwa mereka dapat menjadi “Waste Sustainability Hero” dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top