Selama gladi bersih, siswa melakukan latihan mengerjakan soal literasi dan numerasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis mereka. Selain itu, mereka juga mengisi survei lingkungan belajar sebagai bagian dari evaluasi kondisi pembelajaran di sekolah. Guru dan panitia teknis memastikan tidak ada kendala dalam perangkat, jaringan, maupun sistem ujian. Bimbingan dan arahan diberikan agar siswa terbiasa dengan format dan jenis soal yang akan dihadapi. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan karena gladi bersih membantu mengurangi rasa cemas menjelang pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Simulasi ini juga menjadi kesempatan bagi guru untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki sebelum ujian resmi berlangsung. Dengan adanya latihan ini, persiapan siswa menjadi lebih matang dan terarah.
Gladi bersih TKA diharapkan mampu meningkatkan kesiapan akademik siswa kelas 9 dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya. Pihak sekolah berkomitmen memberikan pendampingan maksimal agar siswa dapat mencapai hasil terbaik. Orang tua juga diharapkan mendukung dengan memastikan siswa siap secara mental dan fisik saat hari pelaksanaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sekolah sangat memperhatikan keberhasilan siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Dengan persiapan yang matang, siswa diharapkan mampu mengerjakan tes dengan percaya diri dan optimal. Gladi bersih ini juga memperkuat sinergi antara guru, siswa, dan sekolah dalam mencapai tujuan akademik. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh siswa dapat meraih hasil TKA yang memuaskan dan membuka peluang pendidikan yang lebih baik.

